Tampilkan postingan dengan label clause. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label clause. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Januari 2019

✅ If Clause Type 0 1 2 3 Reminder Suggestion Imperative Truth

Sebelum kita membahas mengenai if clause, kita harus mengetahui apa itu conditional sentence. Conditional sentence adalah bentuk kalimat dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menyatakan pengandaian, keinginan, atau bahkan kemungkinan. Lalu, apa hubungan conditional sentence dengan if clause? Perlu kita ketahui bahwa if clause adalah salah satu klausa yang digunakan untuk membentuk conditional sentence. Berikut adalah rumus umum untuk membuat conditional sentence menggunakan if clause:

Conditional sentence = If clause + Main clause atau sebaliknya

Contoh              : If you don’t study, you won’t pass your test. Jika kamu tidak belajar, kamu tidak akan lulus tes.

Atau

You won’t pass your test if you don’t study. Kamu tidak akan lulus tes jika tidak belajar.

Penting untuk diingat, jika ingin menggunakan klausa if di depan, jangan lupa gunakan koma sebelum disambung dengan klausa utama. Namun jika ingin menggunakan klausa utama terlebih dahulu lalu diikuti dengan klausa if, kamu tidak perlu menggunakan koma.

Tipe-tipe Conditional Sentence

Berikut ini beberapa tipe conditional sentence:

1. Type 0

Salah satu tipe conditional sentence yang digunakan untuk menyatakan suatu fakta umum maupun kebiasaan. Seperti yang kita pelajari di pembahasan tenses, untuk menyatakan fakta umum dan kebiasaan, kita menggunakan simple present tense. Hal ini juga berlaku untuk conditional sentence ini.

Untuk tipe ini rumus yang digunakan adalah:

If clauseMain clauseIf + simple presentsimple present1.      If my grandmother comes over

Jika nenekku datang

we usually go to the park

kami biasanya pergi ke taman

2.      If you are 17 years old or older

Jika kamu berumur 17 tahun atau lebih

you are allowed to have an id card

kamu boleh mempunyai KTP

3.      If you don’t water flowers

Jika kamu tidak menyirami bunga-bunga

they die

mereka (bunga-bunga tersebut) mati

2. Type 1

Tipe conditional sentence ini digunakan untuk menyatakan kondisi yang mungkin di masa kini atau di masa depan yang situasinya nyata. Untuk membuat conditional sentence tipe ini, kita menggunakan simple present untuk klausa if dan simple future untuk kalusa utama karena menggambarkan masa depan.

If clauseMain clauseIf + simple presentsimple future1.      If my grandmother comes over tomorrow

Jika nenekku datang besok

we will go to the park

kami akan bergi ke taman

2.      If you don’t go right now

Jika kamu tidak pergi sekarang

you will be late

kamu akan terlambat

3.      If my mom knows that I don’t study

Jika ibuku mengetahui bahwa aku tidak belajar

my mom will ground me

ibuku akan menghukumku

3. Type 2

Tipe conditional sentence ini digunakan untuk menyatakan pengandaian. Dengan kata lain, situasi dari kalimat ini tidak nyata. Untuk membuat conditional sentence tipe ini, kita menggunakan simple past untuk klausa if dan present conditional untuk kalusa utama.

If clauseMain clauseIf + simple pastPresent conditional1.      If we lived closer to our grandmother

Jika kita tinggal lebih dekat dengan nenek kita

we would see her often

kita akan sering melihatnya (bertemu dengannya)

2.      If I were you

Jika aku jadi kamu

I would go to that university

Aku akan pergi ke universitas itu

3.      If I were rich

Jika aku kaya

I would travel around the world

Aku akan keliling dunia

4. Type 3

Tipe conditional sentence ini digunakan untuk menyatakan masa lalu yang situasinya berbeda dengan kenyataan yang terjadi sekarang. Dengan kata lain, situasi dari kalimat ini juga tidak nyata karena yang terjadi sekarang adalah kebalikannya. Untuk membuat conditional sentence tipe ini, kita menggunakan past perfect untuk klausa if dan perfect conditional untuk kalusa utama.

If clauseMain clauseIf + past perfectPerfect conditional1.      If I hadn’t quitted my job

Jika aku tidak mengundurkan diri

My life wouldn’t have been this complicated

Hidupku tidak akan serumit ini

2.      If I brought an umbrella

Jika aku membawa payung

I wouldn’t got wet

Aku tidak akan kebasahan

3.      If I worked harder

Jika aku bekerja lebih keras

I would have got promoted

Aku akan dipromosikan

Fungsi Lain If Clause

Selain beberapa fungsi yang telah dijelaskan di atas, If Clause memiliki beberapa fungsi lain, yaitu:

1. If Clause + Reminder

If clause dapat menunjukkan suatu peringatan. Conditional sentence ini digunakan untuk mengingatkan tentang suatu konsekuensi yang harus dilakukan akibat dari suatu kejadian.

If clauseMain clauseIf + simple presentHave to/has to/must + simple present1.      If you want to pass this test

Jika kamu ingin lulus ujian ini

You have to study hard

Kamu harus belajar keras

2.      If she wants to be a good singer

Jika dia ingin menjadi penyanyi yang bagus

She has to practice a lot

Dia harus banyak berlatih

3.      If you don’t wanna be late

Jika kamu tidak ingin terlambat

You must go earlier

Kamu harus pergi lebih dulu

2. If Clause + Sugesstion

If clause ini digunakan untuk memberikan suatu saran mengenai action yang harus dilakukan jika menginginkan suatu kejadian terjadi. Perlu dicatat, yang membedakan sebuah saran dengan peringatan adalah keharusan. Saran bisa dilakukan atau tidak (tergantung level), sedangkan peringatan harus dilakukan karena hal itu merupakan suatu konsekuensi. Oleh karena itu, saran (sugesstion) menggunakan should/ought to/had better.

If clauseMain clauseIf + simple presentshould/ought to/had better + simple present1.      If you don’t wanna get sick

Jika kamu tidak ingin sakit

You should take a break and get some rest

Kamu harus berhenti dan istirahat

2.      If you don’t wanna get lost

Jika kamu tidak ingin tersesat

You ought to be with me

Kamu sebaiknya bersamaku

3.      If you don’t want your mom get mad at you

Jika kamu tidak ingin marah ke kamu

You had better finish that homework

Kamu harus selesaikan pekerjaan rumah itu

  • Should = kuat
  • Ought to = lebih kuat
  • Had better = sangat kuat
  • 3. If Clause + Imperative

    Conditional sentence ini digunakan untuk menyuruh orang agar melakukan suatu aksi.

    if clause + imperative

    Sumber gambar: englishclub.com

    If clauseMain clauseIf + simple presentVerb 1 + Object1.      If you don’t wanna be late

    Jika kamu tidak ingin terlambat

    Get ready soon

    Cepatlah bersiap-siap

    2.      If you don’t wanna get wet

    Jika kamu tidak ingin kebasahan

    Get the umbrella

    Bawalah payung itu

    3.      If you want to know him more

    Jika kamu ingin tahu dia lebih banyak

    Follow him on Facebook

    Ikuti dia di facebook

    4. If Clause + General Truth

    Pada dasarnya, fungsi ini sama dengan fungsi tipe 0 yang telah dijelaskan di atas. Namun tipe 0 juga dapat digunakan untuk kebiasaan, sedangkan fungsi ini hanya fakta. Selain itu, kita dapat menggunakan simple future untuk main clause-nya.

    If clauseMain clauseIf + simple presentsimple present/simple future1.      If you are 17 years old or older

    Jika kamu berumur 17 tahun atau lebih

    You are allowed to have an id card

    kamu boleh mempunyai KTP

    2.      If you don’t water flowers

    Jika kamu tidak menyirami bunga-bunga

    They die

    Mereka (bunga-bunga tersebut) mati

    3.      If you boil water

    Jika kamu merebus air

    It will evaporate

    Air itu akan menguap

    5. If Clause + Dream

    Rumus fungsi ini sama dengan rumus tipe 1, namun fungsinya cukup berbeda. Conditional sentence ini digunakan untuk menunjukkan hal yang lebih spesifik yaitu mimpi atau tujuan kita jika suatu hal terjadi.

    If clauseMain clauseIf + simple presentsimple future1.      If I have a lot of money

    Jika aku punya banyak uang

    I will build a big house

    Aku akan membangun ruamah yang besar

    2.      If I become a teacher

    Jika aku menjadi guru

    I will be a good teacher

    Aku akan menjadi guru yang baik

    3.      If you come to Bali

    Jika kamu datang ke Bali

    I will meet you there

    Aku akan menemuimu ke sana

    Belajar conditional sentence memang cukup membingungkan karena terdapat fungsi dan kondisi yang hampir sama. Namun, jika kita dapat membedakan fungsi dan kondisi tersebut, kita akan mudah mengerti tipe conditional sentence mana yang benar untuk membuat suatu kalimat.

    Referensi

    Frodesen, J. & Eyring, J. (2000). Grammar Dimensions 4: Form, Meaning, and Use. Boston: Hainle & Hainle.

    Artikel: If ClauseKontributor: Nanda Widya, S.Hum.Alumni Sastra Inggris FIB UI

    Materi StudioBelajar.com lainnya:

  • Passive Voice
  • Descriptive Text
  • Procedure Text
  • IF CLAUSE (SUGGESTION,IMPERATIVE,REMINDER,GENERAL TRUTH,DREAM)


    Source : https://www.studiobelajar.com/if-clause/

    Senin, 21 Januari 2019

    ✅ Adjective Clause Pengertian Rumus Contoh Kalimat Dan Soal

    Adjective clause (atau relative clause) adalah salah satu bagian paling penting dalam tata bahasa bahasa Inggris karena sering digunakan dan berperan dalam memberikan informasi lebih rinci dalam suatu kalimat. Pada dasarnya, adjective clause adalah suatu klausa yang tidak dapat berdiri sendiri (dependent clause) yang berfungsi untuk memodifikasi noun atau pronoun pada kalimat kompleks.

    Kalimat kompleks:

    rumus adjective clause

    Terdapat tiga karakteristik penting dari adjective clause, yaitu:

  • Harus memiliki subjek dan kata kerja.
  • Harus dimulai dengan:
  • Relative pronoun : who, whom, whose, that, atau which
  • Relative adverb : when, where, or why
  • Berfungsi sebagai adjective, yang menjawab pertanyan seperti apa, berapa banyak, yang mana, dan lain-lain.
  • Pola adjective clause biasanya mengikuti salah satu di antara dua pola berikut:

    PolaContohRelative pronoun atau adverb + S + VI lost the book whom I borrowed from her.

    Whom : relative pronoun

    I : subjek

    Borrowed : verb

    Relative pronoun sebagai subjek + VThe contract that was signed last year is no longer valid.

    That : relative pronoun sebagai subjek

    Was signed : verb

     

    Restrictive vs Non-Restictive Adjective Clause

    Terdapat dua jenis adjective clause, yaitu sebagai berikut:

    JenisFungsiContohRestrictive
  • Diperlukan untuk megidentifikasi noun yang dijelaskan.
  • Biasanya menggunakan relative pronoun that.
  • I prefer to use smartphone that can capture great picture.

    Merupakan restrictive karena dibutuhkan untuk menjelaskan kata benda smartphone.

    Non-Restrictive
  • Hanya sebagai informasi tambahan karena tidak terlalu diperlukan untuk mengidentifikasi noun yang dijelaskan
  • Biasanya tanda koma (,) mendahului relative pronoun.
  • I prefer to use my smartphone, which can capture great picture.

    Merupakan non-restrictive karena hanya sebagai informasi tambahan dari kata benda my smartphone.

     

    Menghilangkan Relative Pronoun pada Adjective Clause

    Dalam adjective clause, sebenarnya relative pronoun dapat dihilangkan dengan ketentuan sebagai berikut:

    KetentuanContohKetika relative pronoun mempunyai fungsi sebagai objek.
  • She received the gift (which) I sent yesterday
  • The university was proud of the students (whom) they gave awards to.
  • Ketika relative pronoun mempunyai fungsi sebagai subjek yang diikuti oleh to be. Namun, to be tersebut juga harus turut dihilangkan.
  • I am excited to meet the students (who were) awarded by the faculty dean.
  • My father sold our home (which is) located in Tangerang.
  • Ketika relative pronoun mempunyai fungsi sebagai subjek yang diikuti oleh have (not) untuk menyatakan kepemilikan. Namun , relative pronoun + have (not) harus digantikan dengan with (without).
  • I do not want to work a job which has strict rules.
  • BISA MENJADI

  • I do not want to work a job with strict rules.
  • Relative pronoun tidak dapat dihilangkan apabila subjek dari adjective clause adalah selain to be atau have.
  • She does not want to be around people that hurt the feelings of other.
  • TIDAK BISA MENJADI

  • She does not want to be around people hurt the feelings of other.
  • Adjective Clause: Formal dan Informal

    Penggunaan adjective clause juga berbeda antara situasi formal dan informal.

    ContohPenjelasan(a)   I remember the man whom I accidentally hugged yesterday.

    (b)   I remember the man who I accidentally hugged yesterday.

    (c)   I remember the man that I accidentally hugged yesterday.

    (d)   I remember the man I accidentally hugged yesterday.

  • Dari (a) sampai (d), urutannya adalah dari yang paling formal sampai dengan yang paling informal.
  • That biasanya digunakan pada situasi informal seperti percakapan sehari-hari
  • Dalam penulisan formal, preposisi harus selalu mendahului objek dari relative pronoun.
  • Demikianlah penjelasan singkat mengenai adjective clause atau relative clause. Mengingat penggunaannya sangat penting untuk membentuk kalimat bahasa Inggris yang lebih koheren dan rinci, materi ini harus dipelajari dan dimengerti dengan baik.

    Referensi

    Frodesen J. & Eyring J. (2000). Grammar Dimensions 4: Form, Meaning, and Use. Boston: Heinle & Heinle.

    Kontributor:Siti Sarah SafiraAlumni Sastra Inggris UI

    Materi lainnya:

  • Passive Voice
  • Present Perfect Tense
  • Past Continuous Tense
  • Pengertian, Rumus, dan Contoh Adjective Clause/ Relative Clause - Bahasa Inggris


    Source : https://www.studiobelajar.com/adjective-clause/