Fungsi f dengan wilayah R dikatakan periodik apabila ada bilangan , sedemikian sehingga
, dengan
. Bilangan positif p terkecil yang memenuhi
disebut periode dasar fungsi f.
Jika fungsi f periodik dengan periode dasar p, maka periode-periode dari fungsi f adalah , dengan n adalah bilangan asli. Jika f dan g adalah fungsi yang periodik dengan periode p, maka
dan fg juga periodik dengan periode p.
Untuk penambahan panjang busur dengan kelipatan
(satu putran penuh) akan diperoleh titik p(a) yang sama, sehingga secara umum berlaku :
Dengan demikian, fungsi sinus vatau
dan fungsi kosinus
atau
adalah fungsi periodik dengan periode dasar
atau
.
Untuk penambahan panjang busur dengan kelipatan
(setengah putran penuh) akan diperoleh titik
yang nilai tangennya sama untuk kedua sudut tersebut, sehingga secara umum
dengan
atau
dengan
.
Dengan demikian tangen atau
adalah fungsi periodik dengan periode
atau
.
Dengan td adalah tidak didefinisikan. Untuk memudahkan, maka lihatlah segitiga berikut :
Dari konsep segitiga tersebut diperoleh nilai setiap sudut dan
. Untuk sudut
dan
diperoleh dengan cara berikut :
Didapat :
Jika titik bergerak mendekati sumbu X positif, akhirnya berimpit dengan sumbu X, maka x=r, y=0,
dan
, sehingga
Jika titik P(x,y)bergerak mendekati sumbu Y positif, akhirnya berimpit dengan sumbu Y, maka
, dan
, sehingga
Untuk setiap titik P(x,y) pada fungsi trigonometri memiliki hubungan :
Berdasarkan uraian tersebut dapat dikemukakan bahwa :
Nilai maksimum dan minimum fungsi sinusNilai maksimum dan minimum fungsi kosinusSecara umum dapat dikemukakan bahwa :
Jika adalah fungsi periodik dengan nilai maksimum
dan minimum
, maka amplitudonya adalah :
Sinus
Kosinus
Tangen
Didapat dari grafik trigonometri baku dengan cara mengalikan koordinat setiap titik pada grafik baku dengan bilangan a, sedangkan absisnya tetap. Periode grafik tetap untuk kosinus dan sinus. Sedangankan periode tangen
.
Sinus
Misalkan , maka grafiknya :
Kosinus
Misalkan , maka grafiknya
Tangen
Misalkan, maka grafiknya
Didapat dari grafik trigonometri baku dengan cara mengalikan ordinat setiap titik pada grafik baku dengan bilangan a, sedangkan periode grafik sinus dan kosinus menjadi :
Dan tangen
Misalkan dan
, maka grafiknya
Misalkan dan
, maka grafiknya
Misalkan a=1 dan k=3
, maka grafiknya
Didapat dari grafik trigonometri baku dengan cara mengalikan koordinat setiap titik pada grafik baku dengan bilangan a, sedangkan absisnya digeser sejauh :
Jika b positif, absis digeser kekiri. Dan jika b negatif, absis digeser kekanan. Sedangkan periode grafik sinus dan kosinus menjadi :
Dan tangen
Misalkan ,
, dan
, maka grafiknya
Misalkan ,
, dan
, maka grafiknya
Didapat dari grafik trigonometri baku dengan cara mengalikan koordinat setiap titik pada grafik baku dengan bilangan a, sedangkan absisnya digeser sejauh :
Jika b positif, absis digeser kekiri. Dan jika b negatif, absis digeser kekanan. Koordinat didapat dengan menggeser titik koordinat grafik baku keatas jika c positif dan kebawah jika c negatif. Sedangkan periode grafik sinus dan kosinus menjadi :
Dan tangen
Misalkan ,
,
, dan
maka grafiknya sinusnya:
Fungsi . Tentukan nilai maksimum, minimum, dan amplitudo fungsi tersebut.
Pembahasan
Tentukan nilai maksimum dan minimum fungsi
Pembahasan
Gunakan :
Sehingga :
Contoh Soal 3Bagilah sudut lancip α menjadi 2 bagian, sehingga hasil perkalian kosinus-kosinusnya mencapai nilai maksimum.
Tentukan nilai maksimum itu.
Pembahasan
Misalkan 2 bagian sudut adalah x dan α-x, maka f(x)=cosx cos(α-x). Berdasarkan rumus trigonometri , maka :
akan maksimum jika
, sehingga
Artikel: Grafik Fungsi TrigonometriKontributor: Alwin Mulyanto, S.T.Alumni Teknik Sipil FT UI
Materi StudioBelajar.com lainnya:
MENENTUKAN PERIODE, NILAI MAKSIMUM, NILAI MINIMUM, SERTA AMPLITUDO SUATU GRAFIK FUNGSI TRIGONOMETRI
Source : https://www.studiobelajar.com/grafik-fungsi-trigonometri/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar